Generic placeholder thumbnail
SANG PANGERAN KU

AAN ANAQI

4.8

Free

Romance | Completed

6704 Views

“Jikalau benar apa yang engkau perkatakan, maka dialah perawan yang menunggumu di sini. Seperti yang pernah bonda dan ayahandamu khabarkan. Aku terdengar perbualan mereka secara tidak sengaja. Sewaktu bermain sembunyi-sembunyi denganmu. Namun mereka ingin sorokkan perkara ini daripada pengetahuanmu , Arjuna,” wajahnya penuh serius. Afzal mendengar penuh minat. “Panca, bukankah kita sudah punya persetujuan? Jangan lagi digunakan nama benar kita dalam kelompok ini. Agak pelik kedengarannya,” Afzal mengingatkan. “Maafkan aku, tersasul sahaja. Baiklah, jikalau begitu perlukah diubah jua cara percakapan kita? Agar tidak mengundang wasangka kelak?” timbul pula buah fikiran yang bernas dari akal Afthar. Afzal menunjukkan ibu jarinya tanda bagus. View More...

Comments Write Comments

Profile Picture

Sudeen Foochow

baca novel saya

17/12/2018 08:37 PM

Profile Picture

Norini Taib

best

03/07/2018 05:26 PM

Profile Picture

Atim Amirah

best

19/10/2017 11:52 PM

Rate