Generic placeholder thumbnail
Kutukan Lumba-Lumba

Beth Swinnerton

4.4

Free

Crime | Completed

8169 Views

Kami mengendap-endap keluar dari van dan merangkak menuju gerombolan tanaman di dekat pagar di sebelah jalan masuk. Lumba-lumba itu masih berada di balik kaosku. "Halo, Anak-anak!" Aku kaget setengah mati. Jantungku nyaris copot. Seorang perempuan berdiri di luar garasi yang ada di samping rumah. Wajahnya tidak menampakkan ekspresi kemarahan atau keterkejutan karena melihat kami mengendap-endap seperti itu. Malah sebaliknya, ia tersenyum ramah kepada kami. "Kalian pasti anak-anak pramuka yang datang untuk mengambil barang-barang bekas untuk dijual di bazar amal. Benar begitu?" tanyanya. "Kebetulan sekali, aku baru saja selesai memilih barang-barang yang bisa kalian bawa. Barang-barang itu sekarang ada di garasi." Olly dan aku hanya berdiri di tempat semula. Terbengong seperti sepasang pisang yang terlalu masak. Perempuan itu menarik pintu garasi. "Ayo, sini. Silakan saja ambil," ia tersenyum. View More...

Comments Write Comments

Profile Picture

Wong Ndalanan

jiif

03/04/2017 04:48 PM

Profile Picture

Guest User

llllllddklll

05/11/2016 08:28 AM

Profile Picture

Guest User

nice

02/09/2016 05:59 PM

Rate